Oleh: Ladu | November 4, 2009

Apa Yang Kita Sombongkan?

Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan.
Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan
ember dan menyikat lantai rumahnya keras-keras.
Keringatnya bercucuran deras.
Menyaksikan keganjilan ini orang itu bertanya, “Apa yang sedang Anda
lakukan?”
Sang Guru menjawab, “Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang
meminta nasihat.
Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka.
Mereka pun tampak puas sekali.
Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa menjadi orang yang
hebat.
Kesombongan saya mulai bermunculan.
Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”

Sombong adalah : penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang
benih- benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari.

Di tingkat terbawah, sombong disebabkan oleh faktor materi.
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada
orang lain.

Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan.
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan
dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan.
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan
lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula
kita mendeteksinya.
Sombong karena materi sangat mudah terlihat.
Namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan,
sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus
di dalam batin kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan.
Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga
diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence) .

Akan tetapi, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride),
anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan.
Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.
Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan
kesadaran sejati di lain kutub.
Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak
punya apa-apa.
Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai
keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup.
Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak
lagi.
Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego.
Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan
(ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka).

Inilah akar dari segala permasalahan.
Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran
sejati.
Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua
perubahan paradigma yang perlu kita lakukan.

Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah
makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual.
Kesejatian kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah
sarana untuk hidup di dunia.
Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati
dengan tangan kosong.
Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk dalam
kesetaraan universal.
Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala
“tampak luar” lainnya.
Yang kini kita lihat adalah “tampak dalam”.
Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dari berbagai
kesombongan atau ilusi ego.

Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan baik yang kita
lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri.
Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.
Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi.
Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah.
Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain.
Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk
persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang
mendalam.
Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang
berbuat baik kepada diri kita sendiri.
Kalau begitu, apa yang kita sombongkan?

Oleh: Ladu | November 4, 2009

Memperkuat Sinyal Wifi

Wireless Router bukan lagi menjadi barang baru dan mungkin sebagian besar pengguna internet sudah mempunyai alat ini di rumahnya untuk berbagi pakai koneksi internet secara nirkabel (wireless).
Masalah/ kendala yang mungkin sering dihadapi para pengguna wireless router yaitu mengenai kekuatan sinyal yang ada di wireless router.
Bagaimana membuat sinyal Wi-Fi bisa optimal atau menjangkau area yang lebih luas? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Letakkan Wireless Router di tengah ruangan
Mengingat sebagian besar wireless router menggunakan antena jenis Omni Directional (menyebar ke seluruh arah), sebaiknya wireless router diletakkan di tengah ruangan sehingga bisa menjangkau setiap sudut ruangan.
2. Perhatikan penempatan wireless router
Jangan menempatkan wireless router di lantai, berdekatan dengan dinding atau berdekatan dengan benda yang mengandung besi (metal) karena semuanya itu akan mengurangi kekuatan sinyal yang ada. Semakin dekat anda letakkan dengan ketiga hal diatas, akan semakin lemah sinyalnya.
3. Mengganti antena yang ada di Wireless Router
Seperti yang kami katakan di point no. 1 bahwa sebagai router menggunakan antena jenis Omni Directional yang bersifat menyebar ke seluruh arah. Jika memang anda sering menggunakan di seluruh ruangan atau sudut maka antena jenis ini sangat cocok tetapi jika anda lebih sering menggunakannya di satu tempat yang, mungkin penggantian antena bisa lebih memperkuat sinyal.
Salah satu contoh jenis antena untuk masalah diatas adalah High Gain Antenna dimana sifat penyebarannya hanya ke satu titik sehingga sinyal yang anda dapatkan akan lebih baik tetapi tidak kami sarankan bisa anda sering berpindah tempat.
4. Ganti Wireless network adapter dengan yang lebih baik
Bila anda menggunakan komputer (bukan notebook), tentu anda memasang Wireless Network Adapter di dalamnya. Pastikan bahwa Network Adapter yang anda gunakan cukup baik dan bisa juga mengganti antena yang ada dengan kualitas yang lebih baik seperti High Gain Antenna diatas.
5. Tambahkan Wireless Repeater bila perlu
Walaupun antena telah diganti dengan yang lebih baik bukan berarti anda bisa menjangkau lokasi yang lebih jauh. Untuk itu kadang kita memerlukan alat tambahan yang bernama Wireless Repeater.
Wireless Repeater berguna untuk memperkuat dan memperpanjang sinyal WiFi yang ada sehingga jangkauannya menjadi lebih luas, misal dengan antena biasa, jangkauan sinyal hanya mencapai 100 m tetapi dengan ini, jangkauan sinyal bisa 2x lebih panjang yaitu 200m atau lebih.
Tetapi memang untuk penambahan alat seperti ini, kita harus mengeluarkan uang cukup banyak.
Sinyal WiFi bisa berjalan di beberapa channel sekaligus, jika anda merasa sinyal yang ada kurang bagus dan menemukan banyak channel di dalamnya, anda sebaiknya mengubah ke channel yang lebih sedikit.
Dan tidak perlu kuatir dengan penggantian channel ini karena komputer/ notebook akan menditeksi dan menyesuaikan secara otomatis apabila ada pergantian channel.
7. Jauhkan Wireless Router dari perangkat elektronik tertentu
Sinyal Wifi bekerja di frekuensi 2,4 GHz, untuk itu sebaiknya anda jauhkan wireless router anda dari perangkat elektronik yang menggunakan frekuensi yang sama.
Misalnya telpon cordeless (tanpa kabel) yang biasanya juga menggunakan frekuensi yang sama yaitu 2,4 GHZ. Apabila ini terjadi, mau tidak mau anda harus menggantinya dengan telpon cordless yang menggunakan frekuensi yang berbeda seperti 900 MHz atau mengganti telpon cordless menjadi telpon biasa, ini solusi lebih murah.
8. Selalu melakukan update firmware untuk Wireless Router anda
Biasanya setiap produsen yang cukup terkenal seperti D-Link, Linksys dan lainnya selalu mengeluarkan firmware terbaru untuk router anda supaya kinerja router menjadi lebih baik. Lakukanlah upgrade firmware tersebut yang biasanya disediakan di web mereka.
9. Gunakan merek yang sama untuk jaringan nirkabel anda
Walaupun secara garis besar, penggunaan merek yang berbeda untuk perangkat jaringan (router, adapter) tidak mengalami masalah tetapi biasanya sinyal akan menjadi lebih baik bila kita menggunakan satu merek.
Misalnya Router anda merek Linksys, sebaiknya Wireless Adapter yang digunakan di komputer juga menggunakan merek yang sama.
10. Melakukan upgrade jenis WiFi dari 802.11b ke 802.11g
Kami yakin sebagian pemilik jaringan sudah menggunakan format Wifi jenis G tetapi jika anda masih menggunakan jenis 802.11b maka sebaiknya anda menggantinya atau setidaknya membuat semua jaringan menggunakan format WiFi yang sama.
Memang sudah ada 802.11n yang menjanjikan kecepatan transfer yang lebih cepat dan jangkauan yang lebih jauh, tetapi perlu dicatat bahwa format N ini masih belum disertifikasi.

ditulis ulang dari : www.telkomspeedy.com

Mata merupakan salah satu aset yang paling berharga sehingga harus dijaga benar kesehatannya. Keseringan melototin monitor komputer bisa membuat mata menjadi lelah.

Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa radiasi komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya.

Waspada keretakan retina karena pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer anda. Monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah. pancaran radioaktif ini akan terus aktif hingga meluruh habis selama 20 tahun. kerusakan pada mata tidak serta merta, tetapi bersifat gradual. selalu istirahatkan mata anda dengan cara menutup mata tiap 3 jam berkomputer selama 5 menit.

Hasil riset radiasi monitor terutama komputer juga memberikan gambaran bahwa :
Radiasi monitor komputer secara diagonal terjadi bocoran radiasi yang jauh lebih besar jika kita berhadapan secara langsung. ( Misal : Kalau kita berhadapan langsung, besarnya radiasi x; maka dengan monitor yang sama kalau kita di posisi diagonalnya, besarnya radiasi x+y ).
Tentang brightness dan contrast pada monitor pekerjaan yang berkaitan dengan keakuratan warna (misalnya design), tentunya sangat bergantung pada brightness dan contrast monitor; dari hasil riset makin tinggi set brightness dan contrast, maka makin tinggi radiasinya.
Perlu diketahui, setiap mata orang memiliki daya tahan yang berbeda; pedih, keluar air mata, iritasi, dan lain sebagainya yang merupakan akibat dari hal tersebut diatas.
Apabila hal ini terus menerus dialami dalam jangka waktu yang cukup lama, maka salah satu akibatnya adalah :
Menderita Astheponia yaitu pupil mata menjadi lambat bereaksi terhadap cahaya, karena intensitas cahaya (radiasi komputer, brightness contrast, cahaya matahari, dan sebagainya yang berlebihan)

Dari beberapa gambaran di atas memang sangat mengerikan, tapi memang begitulah kenyataannya. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh terutama mata. Dilematis memang Karena kita bekerja mencari nafkah dengan memanfaatkan komputer.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindarinya.

1. Pakai pelindung layar komputer (filter),
Untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer karena filter monitor terbukti mengurangi efek radiasi secara elektromagnetik.

2. Pilih layar komputer yang radiasinya rendah,
Seperti layar LCD (Liquid Crystal display).

3. Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor.
Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm.

4. Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata, jangan ketinggian dan jangan terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher. Selain itu, jika monitor terlalu tinggi dari pandangan mata maka akan menggangu pasokan udara yang disuplai ke otak. Sebaiknya layar monitor diposisikan sejajar dengan pandangan mata.
Menurut American Optometric Association (AOA), seperti dilansir Rctimes, untuk mencegah kelelahan mata sebaiknya tempatkan monitor dengan posisi yang ergonomis. Monitor harus ditempatkan pada posisi 16-30 inci dari mata, tergantung seberapa besar layar. Umumnya posisi yang nyaman untuk menatap monitor adalah 20 hingga 26 inci.

5. Sesuaikan pencahayaan monitor dengan intensitas kenyamanan mata
Brightness yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata. Pencahayaan yang terlalu terang akan membuat mata menjadi silau, sedangkan pencahayaan yang terlalu buram hanya dan membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah. Untuk itu, cobalah sesuaikan brightness dan contrast monitor hingga mata Anda bisa melihat dengan nyaman. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan resolusi dengan karakter di monitor agar dokumen-dokumen mudah dibaca mata.

6. Istirahatkan mata sejenak.
Bila bekerja dengan komputer, jangan terus menerus melototin layar komputer. Usahakan sediakan waktu beberapa menit ± 5 menit setelah setiap ± 30 – 50 menit untuk mengendorkan dan mengistirahatkan mata Anda. Ini akan mengurangi kepenatan mata dan otot. Segarkan mata dengan cara memandang ke ruangan lain atau memandang indahnya langit biru atau tanaman hijau, lihat objek dengan jarak pandang yang berubah mulai dari yang terdekat sampai terjauh (lihat pandangan ke awan).

7. Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering. Jarang mengedipkan mata akan membuat mata menjadi kering. Karena itu sering-seringlah mengedipkan mata, karena dengan berkedip maka mata akan mengeluarkan air mata yang akan menyebar ke seluruh permukaan kornea untuk menjaga mata tetap lembab dan jernih.

8. Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer. Seperti pernah diberitakan, ahli masalah mata (Optometrist) Dr. Jay Schlanger mengatakan beberapa perusahaan kini mulai membuat lensa yang bagian atasnya dirancang untuk melihat komputer, dan bagian bawahnya untuk membaca.
Pengguna lensa kontak juga punya solusi, yaitu dengan mengganti lensa kontak generasi baru yang terbuat dari silikon hydrogel. “Silikon jenis ini memungkinkan daya transmisi oksigen yang lebih tinggi dibanding jenis lain” ungkap Schlanger.

9. Mata perlu dirawat secara teratur, dijaga, serta dilindungi dengan cara :
a. Di kompress dengan air hangat/boorwater/dengan mentimun (baik untuk kulit mata).
b. Mata dibersihkan dengan obat tetes mata/boor water.
c. Makan vitamin A / wortel/ banyak makan sayuran segar berwarna hijau/orange.
d. Tidur/istirahat teratur selama ± 8 jam.
e. Khusus di daerah tropis, masih banyak orang belum sadar dan perhatian terhadap mata sendiri. Berusahalah melindungi mata dari terik matahari karena intensitas cahaya matahari jauh lebih besar dan dapat mengakibatkan katarak.
f. Khusus untuk Orang Tua dan calon orang tua : Anjurkan anak anda untuk menonton TV/main Playstation,dsb dengan jarak minimal 3 meter. Jangan membaca sambil tidur atau ditempat yang kurang pencahayaannya. Hal ini sangat penting ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

10. Perbanyak konsumsi vitamin A, agar mata tetap dalam kondisi baik.
Untuk konsumsi vitamin A, menurut hasil riset terbaru dari inggris antara lain, Kebutuhan konsumsi vitamin A untuk balita : 200 SI/kg berat badan, sedangkan untuk orang dewasa : 70 SI/kg berat badan. Untuk orang dewasa kebutuhan tersebut sudah terpenuhi dengan makanan sehari-hari.
Jadi tidak perlu konsumsi tablet vit A secara khusus dan kontinu, karena
dapat menimbulkan batu ginjal. Tablet Vit A dapat diminum seminggu 1x. Lain hal-nya dengan Wortel / sayuran/ buah berwarna hijau / Orange semuanya yang alami mengandung pro vitamin A yang dapat diurai tubuh dengan baik sehingga tidak berdampak merugikan kesehatan.

11. Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata Anda benar-benar sehat.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita semua yang kesehariannya bekerja di depan komputer, terutama bagi yang menggunakan monitor jenis CRT (tabung) yang dimana tingkat radiasinya lebih besar dibandingkan dengan monitor berjenis LCD. Sehingga, kita bisa lebih memelihara mata yang sudah Tuhan berikan kepada kita dengan baik.
Tuhan berkati…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori